Pengikut

Tampilkan postingan dengan label Fiberglass. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fiberglass. Tampilkan semua postingan

Proses pembuatan fiberglass

Quantcast

campuran fiberglass
campuran fiberglass

Proses pembuatan Fiberglass diklasifikasikan menjadi 3 (tiga) tahapan, yaitu :
(a) mencampur 6 (enam) bahan utama menjadi bahan dasaran;
(b) membuat campuran penguat; dan
(c) finishing atau penyempurnaan.
Agar dapat dihasilkan kualitas Fiberglass yang kuat,campuran bahan untuk master cetakan harus lebih tebal dari pada Fiberglass hasil, yaitu sekitar 2-3 mm atau dilakukan 3-4 kali pelapisan. Sebagai gambaran misalnya akan membuat sebuah komponen bodi kendaraan.

Proses membuat campurannya adalah sebagai berikut :
  1. Resin sejumlah 1,5 — 2 liter dicampur dengan talk dan diaduk rata. Apabila campuran yang terjadi terlalu kental maka perlu ditambahkan katalis. Penggunaan katalis harus sesuai dengan perbandingan 1 : 1/40. Oleh karena itu apabila resinnya 2 liter, maka katalisnya 50 cc.
  2. Selanjutnya ditambahkan erosil antara 400 — 500 gram pada campuran tersebut dan ditambahkan pula pigmen atau zat pewarna.
  3. Apabila semua campuran tersebut diaduk masih terlalu kental, maka perlu ditambahkan katalis dan apabila campurannya terialu encer dapat ditambahkan aseton. Pemberian banyak sedikitnya katalis akan mempengaruhi cepat atau lambatnya proses pengeringan. Pada cuaca yang dingin akan dibutuhkan katalis yang lebih banyak.
  4. Setelah campuran bahan dasar dibuat, langkah berikutnya adalah memoles permukaan cetakan dengan mirror (sebagai pelicin dan pengkilap) dan dilakukan memutar sampai lapisannya benar-benar merata.
  5. Agar didapatkan hasil yang lebih baik, perlu ditunggu beberapa menit sampai pelicin tersebut menjadi kering.Untuk mempercepat proses pengeringan, dapat dijemur di terik matahari.
  6. Apabila mirror sudah terserap, permukaan cetakan dapat dilap dengan menggunakan kain bersih hingga mengkilap.
  7. Selanjutnya permukaan cetakan dioleskan PVA untuk menjaga agar permukaan cetakan tidak lengket dengan Fiberglass hasil.
  8. Langkah berikutnya adalah mengoleskan permukaan cetakan dengan adonan/campuran dasar sampai merata, dan ditunggu sampai setengah kering.
  9. Selanjutnya di atas campuran yang telah dioleskan dapat diberi selembar mat sesuai dengan kebutuhan, dan dilapisi lagi dengan adonan dasar. Untuk menghindari adanya gelembung udara, pengolesan adonan dasar dilakukan sambil ditekan, sebab gelembung akan mengakibatkan Fiberglass mudah keropos. Jumlah pelapisan adonan dasar disesuaikan dengan keperluan, makin tebal lapisan maka akan makin kuat daya tahannya. Selain itu sebagai penguat dapat ditambahkan tulangan besi atau tripleks, terutama untuk bagian yang lebar. Tujuannya adalah agar hasilnya tidak mengalami kebengkokan.
  10. Apabila diperlukan, dilakukan pengerolan menyesuaikan alur-alur atau lekukan-lekukan yang ada di cetakan.
  11. Untuk mempercepat proses pengeringan, dapat dijemur di terik matahari.
  12. Pelepasan Fiberglass hasil dilakukan apabila lapisan adonan tersebut sudah kering dan mengeras, sebab apabila dilepas sebelum kering dapat terjadi penyusutan.
  13. Pada langkah finishing, dilakukan pengamplasan permukaan Fiberglass, pendempulan, dan pengecatan sesuai denganwarna yang diinginkan.
sumber : http://senirupawan-otomotions.blogspot.com/2010/03/proses-pembuatan-fiberglass.html

Bahan Pembuat fiber glass

Ditulis oleh fiberglassikhwan di/pada Agustus 1, 2009
pengenalan
Resin
Resin adalah bahan kimia yang berbentuk cair, menyerupai minyak goreng, tetapi agak kental. Jenis resin bermacam-macam. Untuk bahan aksesoris fiberglass, umumnya menggunakan resin bening atau resin butek. Resin bening, biasanya digunakan untuk bentuk yang menonjolkan kebeningannya, seperti untuk aksesoris visor, kap lampu dll sebagai pengganti mika, namun penggunaan resin bening yang ada dipasaran untuk pengganti mika, masih belum menghasilkan kualitas yang memuaskan. Sedangkan resin jenis butek lebih banyak digunakan untuk pembuatan aksesoris, disamping harganya murah, resin ini dapat dengan mudah dibeli di toko-toko kimia.
Katalis
Cairan ini bisa dibilang pendamping setia resin, cairan ini biasanya berwarna bening dan berbau agak sengak. Cairan ini berfungsi untuk mempercepat proses pengerasan adonan fiber, semakin banyak katalis maka akan semakin cepat adonan mengeras tetapi hasilnya kurang bagus. Cairan ini jika mengenai kulit akan terasa panas, seperti cairan air zuur.
Kalsium Karbonat
Bahan berbentuk bubuk putih yang menyerupai terigu ini berfungsi sebagai pengental adonan fiberglass utama (resin, katalis dll). Semakin banyak campuran Kalsium Karbonat pada adonan, maka hasil fiberglass akan menjadi lebih tebal dan berat. Bahan ini dapat diganti dengan Talc, tetapi warna Talc agak lebih gelap. Tetapi saya belum menemukan perbedaan yang signifikan penggunaan Talc & Kalsium Karbonat.
Met/Matt
Met merupakan bahan serat kaca. Bahan ini berfungsi sebagai serat penguat dari adonan fiberglass ketika akan dicetak, agar hasilnya menjadi lebih kuat dan tidak mudah pecah. Bentuk met bermacam-macam, ada yang mirip bihun, kain, karung dan sarang lebah. Tetapi yang banyak dijumpai dipasaran adalah yang berbentuk seperti bihun.
Kobalt (Cobalt Blue)
Kobalt adalah bahan kimia yang berbentuk cair, berwarna biru mirip tinta dan mempunyai aroma tidak sedap. Cairan ini digunakan untuk tambahan campuran adonan resin & katalis, agar adonan lebih merekat pada met dan mempercepat pengerasan adonan fiber. Terlalu banyak menambahkan Kobalt dapat mengakibatkan hasil fiber yang getas (rapuh).
Wax (Mold Release)
Bahan ini sepintas mirip mentega/keju ketika masih di dalam wadahnya. Berfungsi sebagai pelicin pada tahap pencetakan yang menggunakan mal/molding, agar antara molding dengan hasil cetakan tidak saling merekat, sehingga dengan mudah dapat dilepaskan.

sumber : http://senirupawan-otomotions.blogspot.com/2010/03/bahan-bahan-dasar-pembuatan-fiberglass.html

Bahan Pembuat fiber glass

Ditulis oleh fiberglassikhwan di/pada Agustus 1, 2009
pengenalan
Resin
Resin adalah bahan kimia yang berbentuk cair, menyerupai minyak goreng, tetapi agak kental. Jenis resin bermacam-macam. Untuk bahan aksesoris fiberglass, umumnya menggunakan resin bening atau resin butek. Resin bening, biasanya digunakan untuk bentuk yang menonjolkan kebeningannya, seperti untuk aksesoris visor, kap lampu dll sebagai pengganti mika, namun penggunaan resin bening yang ada dipasaran untuk pengganti mika, masih belum menghasilkan kualitas yang memuaskan. Sedangkan resin jenis butek lebih banyak digunakan untuk pembuatan aksesoris, disamping harganya murah, resin ini dapat dengan mudah dibeli di toko-toko kimia.
Katalis
Cairan ini bisa dibilang pendamping setia resin, cairan ini biasanya berwarna bening dan berbau agak sengak. Cairan ini berfungsi untuk mempercepat proses pengerasan adonan fiber, semakin banyak katalis maka akan semakin cepat adonan mengeras tetapi hasilnya kurang bagus. Cairan ini jika mengenai kulit akan terasa panas, seperti cairan air zuur.
Kalsium Karbonat
Bahan berbentuk bubuk putih yang menyerupai terigu ini berfungsi sebagai pengental adonan fiberglass utama (resin, katalis dll). Semakin banyak campuran Kalsium Karbonat pada adonan, maka hasil fiberglass akan menjadi lebih tebal dan berat. Bahan ini dapat diganti dengan Talc, tetapi warna Talc agak lebih gelap. Tetapi saya belum menemukan perbedaan yang signifikan penggunaan Talc & Kalsium Karbonat.
Met/Matt
Met merupakan bahan serat kaca. Bahan ini berfungsi sebagai serat penguat dari adonan fiberglass ketika akan dicetak, agar hasilnya menjadi lebih kuat dan tidak mudah pecah. Bentuk met bermacam-macam, ada yang mirip bihun, kain, karung dan sarang lebah. Tetapi yang banyak dijumpai dipasaran adalah yang berbentuk seperti bihun.
Kobalt (Cobalt Blue)
Kobalt adalah bahan kimia yang berbentuk cair, berwarna biru mirip tinta dan mempunyai aroma tidak sedap. Cairan ini digunakan untuk tambahan campuran adonan resin & katalis, agar adonan lebih merekat pada met dan mempercepat pengerasan adonan fiber. Terlalu banyak menambahkan Kobalt dapat mengakibatkan hasil fiber yang getas (rapuh).
Wax (Mold Release)
Bahan ini sepintas mirip mentega/keju ketika masih di dalam wadahnya. Berfungsi sebagai pelicin pada tahap pencetakan yang menggunakan mal/molding, agar antara molding dengan hasil cetakan tidak saling merekat, sehingga dengan mudah dapat dilepaskan.

sumber : http://senirupawan-otomotions.blogspot.com/2010/03/bahan-bahan-dasar-pembuatan-fiberglass.html

Membuat body motor dengan fiberglass

Another article on 250r about making your own bodykit with fiberglassing… Artikel lengkap bisa lihat di: www.Ninja250r-community.com
Kalau kita udah bosen atau kepingin motornya customize dari motor lainnya, umumnya yang dirubah duluan adalah bodykit. Masalahnya terkadang bodykit yang ada entah terlalu mahal atau karena mass produced malah jadinya umum dan sama dengan motor lainnya… Karena kurang puas melihat alternatif yang ada baik dari sudut kualitas (terutama presisi dan ukuran), harga, dan model akhirnya keputusan jatuh untuk bikin sendiri…
Fiberglass adalah metode paling lazim dalam membuat bodykit dan boleh dibilang paling mudah dan murah…. Metode lainnya yang juga bisa digunakan adalah carbon fiber (mahal) dan juga steel sculpturing (lama dan agak sulit mbentuknya)…. Setelah berguru dan bertapa akhirnya ilmu yang diperoleh mungkin juga bisa bermanfaat bagi yang lainnya….. Ilmu tambahan lainnya bisa di search di net dan harus diingat fiberglassing dalam modifikasi ini hanya basic dan bukan advance (menggunakan additive tambahan, mal negative, dan embeded paint job)
Keuntungan dari fiberglassing diantaranya murah, saya beli di toko kimia bahan dasarnya nggak nyampe Rp. 30.000 (Bahan fiber 1m, Resin 1kg, plus catalyst) dan udah bisa bikin kondom tanki full dan half kondom. Keuntungan kedua fiberglass mudah dibentuk dan tergantung jumlah lapisan bisa flexible dan enteng seperti plastik atau kuat dan rigid seperti besi. Keuntungan lainnya adalah bila dipadukan dengan bahan lainnya bisa jadi bahan composite yang enteng dan kuat namun flexibel (seperti pesawat airbus A380 outer shellnya dibuat dari komposit allumunium dan sejenis fiberglass disebut “GLARE” atau glass alumunium fiber). Keuntungan terakhir dan terutama bila kita bisa fiberglassing sendiri adalah motor/bodykit jadi benar2x custom beda dari yang lainnya, batasannya hanya imajinasi masing2x selain itu bisa presisi karena dimal langsung ke motor masing2x…
I. Alat dan Bahan:
Step pertama pastinya mempersiapkan bahannya, jadi kita siapkan dulu yuk..
Main ingredients:
- Glass Fiber (bisa woven, interlaced, atau kombinasinya… nanti dijelasin perbedaannya)
- Resin (warnanya beda2x ada kuning, coklat, ungu, ijo… basicly sama kok fungsinya)
- Catalyst (digunakan sebagai media hardening resin)
- Anti stick gel/wax/talc (optional)

Tools required:
- Spidol, penggaris, dan alat tulis lainnya
- Wadah dan sumpit untuk mencampur resin
- Kuas 2′ dan kalau ada kuas roll kecil 3′
- Masking tape atau steel tape
- Rubber gloves
Diatas tadi disebutkan ada dua macam jenis fiber yaitu woven (anyam) dan interlaced (spaghetti). Jenis woven akan lebih rapih hasil permukaannya karena seperti anyaman ketupat selain itu jenis woven setelah mengeras akan lebih flexibel. Kalau yang interlaced (spaghetti) karena bentuknya yang nggak beraturan seperti rambut kusut setelah mengeras permukaannya tidak enak dilihat mata namun lebih kuat dan rigid dari tipe woven… Sebaiknya beli yang mana…? Tergantung keperluan sih, namun yang woven agak lebih mahal dikit….
Untuk resinnya ada berbagai macam warna, kata yang jual sebenarnya perbedaan warna itu biasanya hanya berbeda pada finishing akhirnya. Kalau yang coklat setelah kering akan berwarna agak kecoklatan, kalau yang ungu atau biru setelah kering akan lebih transparan dan biasanya digunakan bila paint job komponen dilakukan pada saat fibering… Perbedaan hasilnya bisa dilihat pada gambar diatas, untuk fungsi relatif sama jadi boleh beli yang mana aja…
Peringatan: karena resin dan catalyst merupakan bahan kimia, maka bagi yang punya anak kecil hati2x yah nyimpennya. Gunakan wadah kaca dengan tutup yang bagus. Wadah plastik seperti botol air mineral kurang ideal karena resin itu agak panas dan dapat mengkorosi plastik (terjadi pada windshield gue pas bawa dari toko kimia) jadi hati2x….

II. Campuran Resin + Catalyst
Mari kita belajar nyampur resin dan catalyst-nya… Resin setelah tercampur dengan catalyst akan mengeras dengan cepat bisa 5-10 menit (tergantung jumlah catalyst yang digunakan). Jadi idealnya gunakan resin secukupnya untuk pengerjaan selama 10 menit karena penggunaan resin berlebih akan berakibat resin mengeras di wadah dan mubazir… Untuk gambaran bila wadah yang digunakan berkapasitas 300cc isilah dengan resin hanya 1/4 nya saja atau kira2x 80cc-an. Untuk resin 80cc tersebut jumlah catalyst yang dibutuhkan hanya 6-8 tetes saja…. Dengan 6-8 tetes saja udah cukup untuk media pengeras resin setelah diaduk dengan rata. Bila campuran sudah tercampur maka buru-buru deh bekerja sebelum mengeras, jadi ada baiknya sebelum mencampur resin kita sudah terlebih dahulu membungkus/masking komponen dan mempersiapkan fibernya…

III. Masking Komponen Cetakan
Karena kita tidak menggunakan mal negatif, proses masking atau membungkus komponen yang jadi sumber mal (mal positif) adalah proses terpenting. Komponen motor yang terkena resin akan rusak jadi ada baiknya bungkuslah dengan baik kalau perlu gunakan 3 layer masking…

V. Proses Fibering
Proses fiberingnya sendiri gampang kok, potonglah fiber ke potongan kecil-kecil…. Gunanya potongan kecil2x adalah kemudahan pada sudut-sudut atau bentuk2x yang kompleks…. Kuaskan campuran resin+catalyst pada komponen dan kemudian taruhlah potongan fibernya seperti nyusun keramik rumah namun antar potongan dioverlapping sedikit. Setelah itu kita kuaskan atau ditotol-totol lagi diatas fibernya…. Tinggal dan tunggu sampai kering dan bila ingin menggunakan kuasnya lagi langsung cuci pakai detergen (dari pengalaman memfiber hanya detergen yang bisa membersihkan resin pada kuas sebelum mengering). Bila kuas tidak langsung dicuci maka resin akan mengeras di kuas dan tidak bisa terpakai lagi kuasnya alias sekali pakai.
Tunggu kira-kira 2 jam untuk lapisan pertama mengering dan ulangi lagi prosesnya untuk lapisan kedua dan tunggu kering. Ulangi lagi kembali prosesnya untuk lapisan ketiga…

Berapa lapisan idealnya…? Tergantung kebutuhan sih, 1-2 lapisan fiber terlalu flexibel dan masih rentan berubah bentuk, 3 lapisan fiber tetap flexibel namun bisa mempertahankan bentuknya, diatas 4 lapisan fiber akan rigid dan kaku…. Selain itu makin banyak lapisan maka bodykit akan semakin tebal, berat, dan kaku.. jadi pilihlah jumlah lapisan sesuai kebutuhan….
V. Merapihkan Bodykit Fiberglass
Setelah puas dengan pengerjaan bodykit fiber, tiba saatnya untuk melepas dan merapihkan ujung2x bodykit-nya… Untuk melepas fiber cukup tarik dari komponen, bila menggunakan talc seperti disebutkan diatas maka proses ini akan lebih mudah…. Bila sebelumnya kita udah bikin guide line di masking tape maka merapihkan fiber tinggal potong aja di guideline yang turut tercetak di fiber…

VI. Finishing
Untuk proses finishing (meratakan permukaan) sebelum dicat, umumnya ada dua cara.. Cara pertama adalah membuat campuran resin lagi dan di kuas roll-kan ke bodykit. Setelah kering permukaan bodykit bisa diamplas pakai grit 120 sampai halus. Fungsinya sederhana, yah semacam dempul sebelum dicat…..
Cara kedua adalah dempul konvensional dengan menggunakan filler dan diamplas juga sebelum dicat. Mana yang lebih bagus…? Saya sih nyaranin pakai cara pertama dengan resin sebagai dempulnya, namun berhubung lagi males maka bodykit saya serahkan ke bengkel cat untuk finishing termasuk ngecat…..
Bagaimana bentuk setelah terpasang…?


Enjoy….

sumber : http://senirupawan-otomotions.blogspot.com/2010/03/membuat-body-motor-dengan-fiberglass.html

Cara membuat body motor menggunakan fiberglass

street fighter custom karya Win's Paddock
street fighter custom fiberglass karya Win's Paddock
Siapa pengen punya motor impian dengan desain body sesuai idaman kita? Atau pengen mewujudkan ide-ide liar bentuk body motor? Bisa aja semua itu diwujudkan… Bikin aja body motor hand made berbahan fiberglass.
Trus gimana bikinnya donk? Tenang.. tenang… Aku bakal ceritain pengalamanku belajar bikin body motor handmade dari fiberglass. Pengalaman ini aku dapet waktu liburan semester 4 kira-kira 8 bulan lalu lebih spesifik lagi bulan Juli sampe Agustus.
Sebelum liburan emang udah kurencanain libur 2 bulan lebih itu bakal kuiisi buat modif motor, salah satu rentetan modif itu ya coba-coba bikin body dari fiberglass. Sebelum liburpun aku udah mencari-cari referensi dari berbagai sumber baik dari tumpukan ratusan edisi tabloid koleksiku, antara lain Motor Plus, Ototren, Otoplus, maupun dari ubek-ubek internet. Mulai dari cari tau bahan-bahannya, cara mengaplikasikannya, gimana bikin cetakannya, sampai dimana tempat beli bahan-bahannya di sekitar daerahku.
Tibalah waktu buat liburan. Sesuai rencana bakal ngerjain proyek ini di kampong halaman. Setelah dapet info dimana tempat belinya langsung menuju TKP buat beli bahan-bahannya. Belanja ini itu ternyata cuma abis dikit sekitar 100 ribuan. Buat bahan-bahan yang aku pake yaitu:
1. Resin. Ini buat bahan utamanya, ibarat bikin beton resin itu kayak semennya. Berbentuk cair warna merah.
2. Mat. Kalo yang ini yang bentuknya serat-serat putih itu loh…
3. Katalis. Ini bahan campuran resin yang berfungsi memperkeras resin.
4. Talk. Tugasnya ngebikin hasil akhir lebih keras dan kaku.
bahannya resin, katalis, talk sama mat
bahannya resin, katalis, talk sama mat
Bahan-bahan di atas bisa didapetin di toko kimia. Khusus di Purwokerto aku dapet di toko kimia C-Jaya Q-mia di daerah Kombas. Buat kota lain silahkan keliling kota deh buat nemuin tuh toko kimia.
Langkah pertama adalah nentuin apa yang mau kita bikin dengan fiberglass. Ya iyalah harus tau kita mau bikin apa! Maksudnya kita bikin dulu cetakan body yang bakal kita bikin. Sebelum bikin cetakan, harus udah ditentuin model yang kita mau. Model itu bias dari kreasi sendiri atau niru model motor yang udah ada. Kalo mau lebih sip dari model yang kita mau bisa dibikin dulu model 3D-nya pake software macam Lightwave atau 3Dsmax trus diolah biar bisa di-print out hasilnya jadi bikin cetakan tinggal dibikin dari kertas yang udah dibikin dari model 3D tadi.
Tapi berhubung aku gaptek, gak pake 3D-3D-an, manual aja deh! Bermodal imajinasi ngebayangin motor-motor impian langsung sambil ngegunting-gunting kertas karton dan disambung-sambung pake selotip. Cermati kesimetrisan kanan-kiri, liat lagi kanan kiri kalo masih ada yang aneh terpaksa dibongkar lagi sampe bener-bener nemu hasil paling oke. Kalo belum nemu juga yang paling oke dan simetris ya…diulang lagi aja!
bikin cetakan dari kertas karton
bikin cetakan dari kertas karton
cetakan-fiberglass-2
cetakan-fiberglass-4
gimana udah oke belum modelnya?
tampak belakang tuh
tampak belakang tuh
Setelah cetakan terbentuk, langsung ke proses eksekusi. Tutupin bagian motor yang sekiranya bakal ketetsan resin pake kertas bekas. Bahaya nih kalo sampe nempel ke bagian motor lain bakalan susah banget diilangin bahkan mesti digerinda loh! Makanya mesti ati-ati banget biar tetep aman…
campuran buat bikin adonannya
campuran buat bikin adonannya
Kalo udah, siapin bahan-bahan yang tadi udah disebutin ditambah alat-alat pendukung lain kayak kuas, gelas air mineral, pengaduk, dan kalo perlu sarung tangan buat ngehindarin gatelnya mat fiber. Racik bahan-bahan itu. Komposisinya setengah gelas resin ditambah talk kira-kira perbandingan 1:1. Diaduk-aduk trus ditambahin lagi katalis sekitar 10-12 tetes. Jangan kebanyakan katalis karena bisa kecepetan kerasny tuh adonan. Aduk lagi deh ampe rata.
Mari membuat lapisan pertama. Pastikan permukaan bersih. Kalo perlu bisa ditambahin/dilapisin Mirror Glaze Mold Release biar ntar gampang dilepasnya tuh cetakan. Tapi kalo gak pun its okay…
Olesin adonan “bubur” tadi pake kuas di cetakan body. Kamu punya waktu kira-kira 30 menit sebelum adonan itu keras. Tapi nyante ajayang penting rapi dan rata. Setelah 1 lapis selesai, biarin dulu 10 menit sampe agak kering dikit terus ditempelelin tuh matnya cukup 1 lapis tiap bagian. Setelah semua dilapisin mat, olesin lagi pake adonan resin tadi. Tunggu 1 lapisan ini agak kering.
Buat lapisan kedua dan seterusnya adonan yang dipake cukup resin + katalis aja karena kalo pake talk lagi, hasil akhirnya bakal terlalu berat. Lagian Lapisan pertama yang pake talk itu udah cukup buat semacam “pondasi”. Nah karena udah ada pondasinya, lapisan berikut cukup dilapis batu bata dan semen, eh maksudnya mat dan resin+katalis. Buat komposisi tetep sama, setengah gelas resin ditambah 10-12 tetes katalis.
Langsung aja lapisan kedua dibikin. Tampelin mat merata ke semua sisi. Olesin lagi pake adonan resin+katalis sampe merata. Kita bisa bikin sampai kira-kira 3 lapis mat. Gak terlalu tebal tapi udah cukup kuat. Tunggu sampai semua bener-bener kering sekitar 6-8 jam. Lalu pisahin dari cetakan deh. Gimana hasilnya?
udah jadi tinggal finishing...
udah jadi tinggal finishing...
Setelah body kreasi dipisahin dari cetakan, udah kebentuk tuh body motor keren. Tapi masih kasar kan? Perlu dialusin pake gerinda atau amplas kasar. Tapi perlu diinget kalo pake gerinda mesti ati-ati banget jangan sampe kebanyakan dikikis sampe ngerubah bentuknya atau malah sampe bolong! Jadi tetep ati-ati ya yang penting rapi gak usah keburu-buru. Setelah itu bisa didempul trus di-epoxy dan dicat dah…
Kalo hasil kreasi yang kubuat, hasilnya gak ancur-ancur banget lah buat proyek nekat pertama. Tapi ada banyak kekurangan antara lain yang paling parah adalah KURANG SIMETRIS! Selain itu juga aku kebanyakan pake talk jadi hasilnya sangat amat berat padahal cuma pake 2 lapis mat loh… Dan sayangnya waktu liburanku keburu abis dan mesti buru-buru balik ke Jogja jadi motor harus dibalikin lagi kayak sedia kala. Dan…. proyek ini dinyatakan ditunda! Kalo aku punya waktu luang lama lagi pengen banget ngelanjutin proyek ini lagi tapi gak tau deh dapet liburan panjang lagi kapan kayaknya kuliah udah makin sibuka aja.

sumber : http://kumbangjantan.wordpress.com/2009/05/01/belajar-bikin-fiberglass-yuk/
waktu yang kamu buang buat blog ini: seconds!

Flag Counter

free counters

Stat Counter


View My Stats

counter